jump to navigation

Do’a Perubah Takdir Juli 2, 2008

Posted by yanti in Fatwa Ulama.
trackback

“Ya Allah, aku tidak memohon kepada-Mu untuk mengubah takdir-Mu, namun aku hanya memohon agar engkau bersikap lembut kepadaku.”

Demikian doa yang sering diucapkan sebagian orang. Sejauh mana keabsahan dari doa tersebut?

Jawab :

Al-Hamdulilllah. Doa itu seringkali diucapkan orang. Namun itu doa yang sama sekali tidak pantas. Karena Allah hanya menyariatkan kepada kita untuk memohon kepada Allah merubah ketetapan-Nya, bila mengandung keburukan. Oleh sebab itu Imam Al-Bukhari menulis satu bab dalam Shahihnya, bab: Orang yang meminta perlindungan kepada Allah dari kecelakaan, dari takdir yang buruk; dan firman Allah:

“Katakanlah: aku berlindung kepada Allah dari kejahatan ciptaan-Nya..” (Al-Falaq : 1-2).

Kemudian beliau menyitir sabda Nabi Shallalallahu ‘alaihi wa sallam: “Mohonlah perlindungan kepada Allah dari bencana yang berat, dari kecelakaan, dari takdir yang buruk.” Kitabul Qadar VII : 215)

Dari buku Al-Iman Bil Qadha wal Qadhar oleh Muhammad bin Ibrahim Al-Hamd hal. 47

———————-

هل يجوز أن نسأل الله رد القضاء

ما صحة هذا العبارة التي يدعو بها بعض الناس : ( اللهم إني لا أسألك رد القضاء ولكني أسألك اللطف بي ) ؟.

الحمد لله

هذا الدعاء يجري كثيراً على الألسنة ، وهو دعاء لا ينبغي ، لأنه شُرع لنا أن نسأل الله رد القضاء إذا كان فيه سوء .

ولهذا بوب الإمام البخاري رحمه الله باباً في صحيحه قال فيه : ( باب من تعوذ بالله من درك الشقاء ، وسوء القضاء ، وقوله تعالى : ( قل أعوذ برب الفلق ، من شر ما خلق ) الفلق/1-2

ثم ساق قول النبي صلى الله عليه وسلم : ( تعوذوا بالله من جهد البلاء ، ودرك الشقاء وسوء القضاء ) البخاري 7/215 كتاب القدر .

من كتاب الإيمان بالقضاء والقدر لـ محمد بن إبراهيم الحمد ص 147.

Komentar»

1. mahabbahtedja - Oktober 7, 2008

selain dengan berdoa, tentunya di imbangi dengan usaha…